Haloooo
sahabat GITek, pada postingan kali ini yuk kita belajar tentang SISTEM
INFORMASI. Sistem Informasi terbagi menjadi dua kata yaitu Sistem dan
Informasi, apakah itu sistem dan apakah itu informasi ?. Simak selengkapnya dibawah ini.
§ Pengertian Sistem
Pada dasarnya definisi sistem
itu unviversal dan mencakup banyak aspek yang terkandung didalamnya . namun berdasarkan
pendapat para ahli , sistem bisa diartikan sebagai “Sekelompok elemen yang terintegrasi untuk mencapai tujuan tertentu”
§ Karakteristik Sistem
1.
Memiliki Komponen (components)
Suatu
sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling terinteraksi, yang artinya
saling bekerja sama untuk membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen tersebut
dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem.
2.
Batasan Sistem (Boundry)
Batasan
Sistem atau yang dikenal dengan istilah boundry, merupakan pembatas dari sistem
informasi dengan sistem informasi lainnya.
3.
Lingkungan Luar Sistem (Enviromments)
Enviromments
merupakan keseluruhan sistem dan juga lingkungan yang berada di luar Batasan atau
boundry dari sebuah sistem informasi.
4.
Penghubung Sistem (Interface)
Interfce
adalah media yang menghubungkan atau mengintegrasikan antara satu subsistem ke
subsistem lainnya menjadi satu kesatuan.
5.
Masukan Sistem (Input)
Input
adalah serangkaian data (signal masukan) atau maintenance input dari dalam satu
luar lingkungan yang kemudian diolah dalam sistem untuk dioperasikan.
6.
Keluaran Sistem (Output)
Output
meupakan hasil dari data yang diolah dan diklasifikasikan menjadi output yang
berguna. Output dapat menjadi input untuk subsistem yang lain.
7.
Pengolahan Sistem (Pemrosesan)
Pengolahan
merupakan suatu yang merubah masukan menjadi keluaran. Contoh sistem akuntansi
akan mengolah data-data transakasi menjadi laporab keuangan yang diperlukan oleh
manajemen.
8.
Sasaran Sistem
Suatu
sistem memilki tujuan (goal) atau sasaran (objective). Sasaran dari sistem menentukan
input yang dibutuhkan dan output yang akan dihasilkan
§ Klarifikasi Sistem
1.
Sistem Abstrak (Abstract System) dan
Sistem Fisik (Physical System)
· Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran
atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik, seperti sistem Teologia.
· Sistem Fisik adalah sistem yang nyata
secra fisk, seperti sistem computer, sistem akutansi, sistem informasi.
2.
Sistem Alamiah (Natural Syistem) dan
Sistem Buatan Manusia (Human Made System)
· Sistem alamiah adaalah sistem yangterjadi
secara alamai, tidak dibuat oleh manusia. Misal sistem perputaran bumi.
· Sistem Buatan Manusia Adalah sistem yang
dirancang dan dibuat oleh manusia, misal sistem informasi akuntansi, sistem Pendidikan.
3.
Sistem Tertentu (Deterministic System) dan
Sistem Tidak Tentu (Probabilistic System)
· Sistem Tertentu adalah sistem yang
beroperasi dengan prilaku yang sudah dapat diprediksi, interaksi antar bagian
dpat dideteksi dengan pasti sehingga keluaran dari sistem sudah dapat diramalkan.
Misalnya sistem computer.
· Sistem Tak Tentu adalah sistem dimana
kondisi kedepannya tidak dapat diprediksi karena mengandung teori kemungkinan.
4.
Sistem Tertutup (Closed System) dan Sistem
Terbuka (Open System)
· Sistem tertutup adalah sistem yang tidak
berhubungan dengan lingkungan luar. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa
campur tangan pihak luar.
· Sistem Terbuka adalah sistem yang
berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luar. Sistem ini menerima masukan
dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya.
§ Pengertian Informasi
Secarah harfiah INFORMASI
dapat diartikan sebagai pesan berupa Ucapan atau Ekspresi yang terdiri dari
Order Sekuens berupa simbol atau makna yang dapat ditafsirkan menjadi Data.
Namun berdasarkan pendapat para Ahli, INFORMASI bisa diartikan sebagai:
“Data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan
lebih berarti bagi penerimanya”
§ Kualitas Informasi
1.
Informasi harus Akurat
Informasi harus bebas dari
kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat berarti informasi
harus jelas mencerminkan maksudnya.1
2. Informasi
harus tepat pada waktunya
Informasi yang dikirim atau diterima tidak
boleh terlambat diterima si penerima, sebab informasi yang usang tidak akan
mempunyai nilai lagi.
3.
Informasi harus Relevan
Informasi harus memiliki manfaat bagi
pemakainya dan relevansi informasi bagi setiap Orang akan berbeda.
§ Definisi Sistem Informasi
•
SISTEM :
Yaitu sekelompok elemen yang
terintegrasi untuk mencapai tujuan tententu
• INFORMASI
: Yaitu data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna
dan lebih berarti bagi penerimanya
Jadi SISTEM INFORMASI dapat diartikan sebagai:
“Sistem yang
mengolah data untuk dijadikan suatu Informasi”
§ Komponen
Sistem Informasi
1.
Hardware
Komponen yang ada pada komputer, bisa dilihat secara
kasat mata dan mampu disentuh secara fisik. Meliputi: Input
Device (Unit Masukan), Process Device (Unit Pemrosesan), Ouput Device (Unit
Keluaran), Backing Storage (Unit Penyimpanan) dan Periferal (Unit Tambahan).
2.
Software
Kumpulan
data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang
disimpan komputer bisa berupa program yang berguna untuk menjalankan suatu
perintah. Meliputi: Sistem Operasi, Bahasa Pemrograman, dan Program Aplikasi.
3.
Brainware
Manusia
yang menggunakan atau mengoperasikan Komputer.
5.
Basis Data
Sekumpulan
informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat
diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari
basis data tersebut.
4.
Komunikasi Data
Yaitu
Jaringan Komputer yang merupakan sistem terdiri dari gabungan beberapa
perangkat komputer yang didesain untuk dapat saling berkomunikasi dan bisa
saling bertukar akses informasi dari berbagai tempat antar komputer yang satu
dengan komputer yang lain. seperti LAN, MAN, WAN.
5.
Prosedur
Merupakan
panduan yang berisikan Intruksi, meliputi Intruksi Pemakaian, Intruksi
penyiapan Data sebagai Output, serta Intruksi Operasional.
§ Proses
Terjadi Nya Sistem Informasi
SISTEM INFORMASI BERBASIS
KOMPUTER / COMPUTER BASE INFORMATION SISTEM (CBIS)
Sistem
Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information Sistem (CBIS)
merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang
berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung
pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis.
Manfaat
1. Memberikan
dasar pengontrolan
2. Mendefinisikan
lingkup proyek
3. Mengatur
urutan tugas
4. Mengetahui
bidang masalah yang potensial
Cara Kerja CBIS
JENIS-JENIS
SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER atau COMPUTER BASE INFORMATION SISTEM (CBIS)
TRANSACTION PROCESSING SYSTEM (TPS)
TPS
pertama kali beroperasi pada tahun 1960, dirancang oleh American Airlines
SABRE. yang berfungsi untuk memproses data-data dalam jumlah besar untuk
transaksi Bisnis rutin, seperti daftar Gaji dan Inventarisasi.
Tujuan
Proses Terjadinya
OFFICE
AUTOMATION SISTEM (OAS)
OAS
adalah sistem informasi yang berbasis pada Telekomunikasi yang mengumpulkan,
memproses, menyimpan, dan mendistribusikan pesan atau dokumen maupun komunikasi
elektronik, yang mencakup individu, kelompok kerja ataupun organisasi.
OAS
bertujuan untuk meningkatkan produktifitas dan memberikan kemampuan manajer
& saling melakukan komunikasi dengan lebih baik. Sistem Informasi ini
sangat bermanfaat sebagai untuk pemecah masalah Kelompok/Tim dan juga sebagai
suatu cara komunikasi bisnis.
Contoh aplikasinya
KNOWLEDGE WORK SISTEM (KWS)
KWS adalah aplikasi komputer yang dirancang untuk
membantu “pekerja pengetahuan” untuk menangkap dan mengatur informasi pekerjaan
aktivitas, belajar, memprioritaskan, dan melaksanakan tugas-tugas lebih efisien
dan efektif.
KWS bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas dengan
memberikan informasi tugas spesifik yang diperlukan, dan dengan berasosiasi semua
alat otomatis, agen perangkat lunak, dan referensi dokumen multimedia
diperlukan untuk menyelesaikan tugas tertentu.
Contoh :
MANAGEMENT
INFORMATION SISTEM (MIS)
MIS didefinisikan sebagai kumpulan dari manusia dan
sumber-sumber daya didalam suatu organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan
dan mengolah data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua
tingkatan management didalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.
MIS bertujuan bertanggung jawab atas ketersediaan dan
keberlangsungan dari setiap informasi, analisis, dan sistem untuk semua level
management, untuk bisnis tertentu dalam suatu perusahaan.
Contoh :
DECISION
SUPPORT SISTEM (DSS)
DSS merupakan salah satu produk perangkat lunak yang
dikembangkan secara khusus untuk membantu manajemen dalam proses pengambilan
keputusan (Indrajit 2001, p.179).
DSS digunakan untuk membantu para manager untuk
pengambilan keputusan sebelum manager tersebut memutuskan untuk mengambil
kebijakan tertentu.
EXPERT
SISTEM (ES)
ES adalah program komputer yang dirancang untuk memiliki
kemampuan menyelesaikan masalah seperti human expert.
ES bermanfaat dapat menyediakan pakar setiap waktu dan
setiap saat, mampu bekerja otomatis, tugas-tugas rutin yang tidak bisa
dikerjakan oleh pakar kini bisa dikerjakan, lebih cepat, murah, efisien, dan
handal dalam mengatasi masalah.
Contoh :
COMPUTER-SUPPORT
COLLABORATIVE WORK SISTEM
(CSCWS)
CSCWS adalah sebuah istilah generik, yang menggabungkan
pengertian bagaimana orang bekerja dalam sebuah kelompok dengan teknologi
pendukung berupa jaringan komputer, perangkat keras, perangkat lunak terkait,
layanan, dan teknik.
Manfaat
:
1. Transaksi jual beli secara eBay
2. Para ilmuwan bekerja sama pada suatu proyek walau
berjauhan
3. Programmer suatu sistem bersamaan
4. Bekerjasama sebagai sharing atas suatu video bersama yang
conferencing aplikasi.
Contoh :
GRUP
DECISION SUPPORT SISTEM (GDSS)
GDSS adalah sistem berdasarkan komputer yang memudahkan
pemecahan atas masalah tak terstruktur oleh beberapa pembuat keputusan yang
bekerja sama sebagai suatu kelompok.
Manfaat :
1. Meningkatkan perencanaan awal
2. Meingkatkan partisipasi
3. Setiap ide yang ditawarkan bebas dari kritik
4. Evaluasi yang objektif
5. Menghasilkan ide organisasi
6. Dokumen hasil rapat
7. Menetapkan prioritas dan mengambil keputusan .
Contoh :
EXCECUTIVE
SUPPORT SISTEM (ESS)
ESS adalah sistem berbasis komputer yang interaktif, yang
memungkinkan pihak eksekutif untuk mengakses data dan informasi, sehingga dapat
dilakukan pengidentifikasian masalah,pengeksplorasian solusi dan menjadi dasar
dalam proses perencanaan yang sifatnya strategis.
ESS digunakan untuk menemukan alternatif solusi untuk
menekan permasalahan manajerial dan membuat perencanaan keputusan untuk
perusahaan









